Proyek PLTA Tapanuli Selatan

Proyek PLTA Tapanuli Selatan

PLTA Batang Toru

PLTA merupakan sebuah pembangkit listrik yang berasal dari tenaga air. PLTA itu sendiri mempunyai banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Karena perannya yang sangat besar tersebut, membuat beberapa daerah ingin membangun PLTA untuk kepentingan bersama. Tidak lain pula dengan daerah Batang Toru.Di Batang Toru telah dibangun sebuah PLTA yang diperkirakan selesai tahun 2022. Lantas, seperti apakah perkembangan dari PLTA Batang Toru tersebut? Untuk mengetahui penjelasan terkait hal tersebut, simaklah ulasan di bawah ini.

PLTA Batang Toru yang Siap Beroperasi Tahun 2022

PLTA Batang Toru merupakan sebuah proyek pembangkit listrik di daerah Batang Toru. Pembangunan PLTA ini diperkirakan siap beroperasi pada tahun 2022. Anda juga perlu tahu bahwa PLTA ini diklaim sebagai sebuah PLTA terbesar di kawasan Sumatera Utara. Pihak pengelola PLTA tersebut yaitu PT. North Sumatera Hydro Energy, memastikan bahwa pembangunannya akan selesai tepat waktu. Hal ini karena pembangunan tersebut tidak menemui banyak kendala.

Lahan yang digunakan untuk pembangunan PLTA tersebut didominasi oleh perkebunan karet, sawit, dan juga lahan pertanian. Bukan sebuah hutan lindung atau pun pemukiman warga. Bahkan, orang utan, seekor satwa yang dilindungi, juga tidak ditemukan di wilayah tersebut. Maka dari itulah, pihak pengelola yakin bahwa pembangunan ini tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Baca Juga : Lima Manfaat PLTA yang Perlu Diketahui

Lokasi pembangunan PLTA ini berada di dekat sungat. Tepatnya di Desa Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pembangunan PLTA ini juga sangat luas. Luasnya PLTA ini bahkan mencakup tiga kecamatan, yaitu Sipirok, Marancar, dan Batang Toru.

Pembangunan Proyek PLTA Tapanuli Selatan tersebut membutuhkan lahan sekitar 566 hektare. Terlihat irit kan? Bukan hanya itu saja, lahan seluas 566 hektare ini juga akan dibagi-bagi lagi. 70.000 m2 bendungan yang luas genangannya 900 m2. Untuk pembangunan jalannya sendiri, membutuhkan 2.660.000 m2. PLTA ini nantinya akan mempunyai listrik yang berkekuatan 510 megawatt. Untuk harga jualnya sendiri adalah sekitar 12,8574 sen Dollar AS per kWh. Hal ini sudah disetujui oleh Menteri ESDM.

Demikianlah pembahasan terkait Proyek PLTA Tapanuli Selatan yang harus Anda tahu. Sangat hebat bukan pembangunan di Indonesia ini? Semoga bermanfaat untuk Anda.

Baca Juga : Kisah Warga yang Lahannya Digunakan untuk PLTA Batang Toru

 

 

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *