Paguyuban Lingkungan Hidup Sipirok-Marancar Siap Dukung Pelestarian Lingkungan

Paguyuban Lingkungan Hidup Sipirok-Marancar Siap Dukung Pelestarian Lingkungan

Pelestarian lingkungan sudah menjadi kewajiban bagi semua pihak. Hal itu pulalah yang menjadi komitmen bagi Paguyuban Lingkungan Hidup Sipirok-Marancar (Tapsel), untuk terus mendukung program kehutanan dan pelestarian lingkungan hidup di wilayah itu.

Dalam pengukuhan Pengurus Paguyuban di Bagas Godang Sipirok (13/8), Ketua Paguyuban Abdul Gani Batubara menjelaskan, terbentuknya paguyuban tersebut, berawal dari banyaknya aspirasi masyarakat Sipirok maupun Marancar. Tentang kondisi lahan tidur terhempang luas yang belum dimanfaatkan selama ini. “Sehingga seluruh aspirasi itu, kami tuangkan dalam satu paguyuban,” ucapnya.

Paguyuban lingkungan hidup ini nantinya bergerak di bidang pertanian dan perkebunan, juga mendukung program kehutanan dan pelestarian lingkungan. “Tentunya, saat ini ada pembangunan PLTA yang pastinya membutuhkan kelestarian alam, agar pasokan air tetap terjaga nantinya. Karena itu, kita siap bersiergi, dengan pemerintah melalui dinas kehutanan, pertanian dan bahkan dengan PLTA sendiri,” ujarnya.

Abdul Gani menegaskan, pihaknya juga telah sepakat komit dan berperan serta menjaga, melindungi dan mengamankan keberadaan satwa langka dilindungi yang ada di hutan Marancar dan Sipirok.

Ia mengungkapkan, di Desa Bulumario, Kecamatan Sipirok, telah ada lahan yang dibebaskan oleh PLTA Batang Toru untuk menjaga habitat Pongo Tapanuliensis. “Setelah kami perhatikan, masih perlu ditambah lagi sekitar 15 hektar, lahan kosong, untuk lebih dihutankan, sehingga koridor satwa langka antara blok Barat dan Timur tetap baik dan bisa menjaga orang utan dari kepunahan,” ujar Abdul Gani sebagaimana dilansir dari situs Metrotabagsel.com.

Ia berharap ada dukungan dari instansi terkait terhadap kegiatan dan gerakan paguyuban Lingkungan Hidup tersebut dalam menjaga kelestarian lingkungan di daerah itu.

Pada pengukuhan itu, seluruh anggota paguyuban juga mendeklarasikan, kesiapannya dalam menjaga, melindungi dan melestarikan lingkungan hidup, baik flora dan fauna yang ada di wilayah itu.

Pada kesepatan itu, juga ditegaskan, Paguyuban Lingkungan Hidup Sipirok-Marancar siap mendukung pembangunan PLTA Batangtoru yang saat ini sedang berlangsung. Dan siap menghalau upaya kelompok yang ingin menganggu kelangsungan pembangunan pembangkit listri tersebut.
Baca juga: Beberapa Faktor yang Sebabkan Sulit Memanfaatkan Potensi ‘Nganggur’ PLTA 75 Ribu MW

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *