Lemang, Makanan Khas Tapanuli Selatan Mirip Ketupat

Lemang, Makanan Khas Tapanuli Selatan Mirip Ketupat

Setiap lebaran atau hari raya, Tapanuli Selatan, banyak warga Tapanuli Selatan yang merayakannya karena memang budaya Islam masih cukup kental di sini. Bahkan saat hari raya, makanan mereka pun hampir sama dengan sebagian umat muslim lainnya di wilayah Indonesia.

Warga muslim di Indonesia kerap merayakan hari raya dengan makan ketupat dan opor. Di Tapanuli Selatan, ada juga makanan sejenis ketupat namun lain nama. Mereka lebih suka menyebutnya dengan Lemang.

Lemang merupakan makanan yang terbuat dari beras yang dibungkus. Entah dibungkus plastik atau janur kelapa, atau sejenis bambu. Jika di wilayah Melayu seperti Sumatera Barat atau Malaysia, mereka menyebutnya Lamang atau Lemang. Etnis Batak beragama Islam di Tapsel mengklaim Lomang lebih lezat dan memiliki bau yang harum.

Saat lebaran tiba, ibu dan putri di Tapanuli Selatan sudah sibuk sejak subuh di dapur. Kegiatan ini dinamakan Marhutintak. Ada yang melakukan manghurhur harambir (memarut kelapa), mamoro (memeras) santan, marsege sipulut (menampi ketan), dan lainnya sampai terciptalah alomang atau lemang.

Bukan hanya ibu dan putri yang bekerja, tapi juga bapak dan anak laki-laki. Jika ibu bekerja di dapur, bapak dan anak laki-laki bekerja di luar rumah menyiapkan bulu alomang (semacam bambu panjang yang tidak terlalu tebal namun memiliki rongga di tengahnya). Para lelaki juga membuat tungku dan menyalakan api untuk memanggang lomang.

Jenis beras yang digunakan pun beragam, mulai dari beras merah, hitam, pulut, sampai ketan sekalipun. Beras pulut biasanya paling popular ketika hari raya. Bahkan untuk membuat lomang pun dibutuhkan bambu khusus.

Bambu yang dimaksud adalah spesies Schizostachyum zollingeri Steud. Jenis bamboo ini tidak mudah diperoleh, hanya terbatas di beberapa daerah, tetapi umum ditemukan di Tanah Batak. Tanaman bamboo jenis ini tumbuh liar secara acak di berbagai tempat dan jarang dibudidayakan penduduk karena manfaatnya sangat terbatas.

Setelah semua sudah disiapkan, barulah dimulai tradisi mangalomang atau memasak lemang. Makanan ini kerap disajikan dengan lauk apa saja, mulai dari ikan arsik, daging berkuah santan, sampai rendang sekalipun.

Hmm.. Yummiee!

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *