Inilah 5 Bendungan Penyedia Energi Terbesar di Dunia

Inilah 5 Bendungan Penyedia Energi Terbesar di Dunia

Memanfaatkan air sebagai sumber tenaga listrik bukanlah barang baru di Indonesia, apalagi di dunia. Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA Batang Toru yang akan dibangun di Batang Toru akan menjadi PLTA kesekian di Indonesia, apalagi di dunia, yang hendak dibangun.

Sebelumnya, telah banyak PLTA yang dibuat, di antaranya menjadi sumber utama penyedia energi andalan di negaranya masing-masing. Berikut adalah lima bendungan penyedia energi atau yang bisa kita sebut sebagai PLTA terbesar di dunia:

1. Bendungan Tiga Ngarai atau Three Gorges Dam, Tiongkok

Sebagaimana diambil dari Wikipedia, Three Gorges Dam merupakan bendungan penyedia energi terbesar di dunia yang berada di sungai Yangtze, Tiongkok, di kota Sandouping, provinsi Hubei. Ia menjadi PLTA terbesar dalam hal kapasitas terpasang yakni 22.500 MW. PLTA ini benar-benar rampung dikerjakan pada 4 Juli 2012 ketika turbin air utama pada kilang bawah tanah PLTA ini mulai berproduksi. Setiap turbin utama dari total 32 turbin mempunyai kapasitas 700 MW. Ditambah dengan dua generator yang lebih kecil, dengan kapasitas 50 MW, maka keseluruhan kapasitas PLTA ini mencapai 22.500 MW.

2. Bendungan Itaipu, Brasil

PLTA Itaipu memproduksi energi terbesar di dunia hingga 2016 dengan total produksi 103.098.366 MWh, melampaui produksi energi bendungan Tiga Ngarai di Tiongkok pada 2015 dan 2016. Bendungan Itaipu selesai dikerjakan pada 1984, yang merupakan pekerjaan dua negara, yakni Brasil dan Paraguay, di perbatasan keduanya.

Mempunyai rentang 15 km, bendungan ini membentang dari Foz do Iguacu di Brasil dan Ciudad del Este di Paraguay, pada selatan menuju Guaira dan Salto del Guaira di bagian utara. Kapasitas generator terpasang PLTA ini mencapai 14 GW dengan setiap dari 20 unit generator menyediakan 700 MW.

3. Bendungan Xiluodu, Tiongkok

Tiongkok mempunyai bendungan lain yang tak kalah besarnya, yakni Xiluodu, yang memanfaatkan aliran sungai Jinsha. Letaknya di dekat kota Xiluodo, provinsi Yunan, tetapi ia membentang hingga Leibo, provinsi Sichuan. Bendungan ini mempunyai kapasitas terpasang 13.860 MW. Selain menyediakan energi listrik, waduk ini menjadi pengendali bahan pangan dan irigasi. Waduk ini mulai dibangun pada 2005 dimana generator terakhir dirampungkan pada 2014.

4. PLTA Simon Bolivar atau Waduk Guri, Venezuela

Dibutuhkan waktu enam tahun, dari 1963 hingga 1969, untuk menyelesaikan pembangunan bendungan ini. Waduk Guri menggunakan deras dan stabilnya arus air sungai Caroni, negara bagian Bolivar, Venezuela. Bendungan ini mempunyai panjang 7.426 meter dan tinggi 162 meter dengan kapasitas terpasang 10.235 MW.

5. Waduk Tucurui, Brasil

Tucurui merupakan waduk yang terletak di sungai Tocantin, negara bagian Para, Brasil. Tujuan bendungna ini adalah untuk menyediakan listrik tenaga air dan navigasi. Kapasitas terpasang dari PLTA berkekuatan 25 unit ini adalah 8.370 MW. Fase pertama pengerjaan waduk ini dimulai pada 1975 dan berakhir pada 1984. Lalu Fase kedua dimulai pada 1998 lalu rampung pada 2012.

 

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *