Erniwan, yang Tekun Belajar Meski Terkendala Jaringan Listrik di Marancar

Erniwan, yang Tekun Belajar Meski Terkendala Jaringan Listrik di Marancar

Menjadi seorang pelajar di Kecamatan Marancar bukan hal yang mudah. Kendala jaringan listrik membuat siswa dan siswi di sini harus pintar mencari cara agar tetap bisa belajar meski lampu sering padam.

Salah satunya adalah Erniwan. Siswi SMP Negeri 2 Marancar ini akhirnya banyak memanfaatkan waktu belajar siang hari agar bisa menyerap ilmu yang ia dapat di sekolah atau mempersiapkan buat ujian dan materi belajar sehari-hari. Ia pun menggunakan lampu senter jika harus belajar pada malam harinya sebab listrik sering mati.

Meski terkendala teknis seperti di atas, Erniwan merupakan anak didik yang tekun, tidak menjadikan alasan listrik mati sebagai hambatan mengejar cita-citanya yang ingin menjadi pengusaha pakaian jika kelak sudah dewasa.

Siswi pemalu berusia 12 tahun ini baru saja masuk bangku SMP. Ia dan keluarganya juga baru pindah ke dekat sekolahnya yang sekarang sehingga tak perlu lama menempuh jarak dari rumah ke sekolah.

“Ke sekolah jalan kaki. Nggak lama. Paling 5 menit, kata Erniwan.

Sebab baru pindah, ia mengaku belum mempunyai banyak teman sehingga biasanya berjalan kaki sendirian dari rumah ke sekolah. Layaknya siswi SMP lainnya, Erniwan masuk sekolah pukul 8 pagi lalu pulang pukul 14:00.

Saat ditanya apa yang dia lakukan usai belajar di sekolah, remaja manis ini singkat menjawab,”nyuci baju dan pergi ke dapur.” Ia dan teman-teman satu sekolah belajar dari Senin hingga Sabtu, hanya libur Minggu saja yang ia manfaatkan untuk menolong ibunya mengerjakan aktivitas sehari-hari.

Kepada kami Erniwan mengaku paling menyenangi pelajaran Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA. Ia suka menanam bunga dan sayur-sayuran, yang memang tidak salah bahwa Erniwan menjadikan IPA sebagai salah satu mata pelajaran favoritnya saat ini.

SMP Negeri 2 Marancar sendiri berstatus negari alias merupakan milik pemerintah daerah setempat. Pihak sekolah mengantongi SK Pendirian Sekolah pada 2003, tepatnya dengan SK Pendirian tertanggal 15 Juli 2003.

Selain mempunyai ruang kelas yang cukup, SMP ini juga dilengkapi dengan perpustakaan dan laboratorium dengan fasilitas sanitasi yang cukup memadai bagi siswa, guru dan pegawainya, demikian seperti diambil dari situs Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *